Kamis, 27 November 2008

Stray dogs

Setiap hari saya berangkat ke langsat, perjalanan yang saya tempuh kurang lebih 10 km dari rumah, dan setiap hari juga hati saya perih melihat begitu banyak di jalanan saya temukan guguk-guguk yang ga bertuan lelarian sana sini, terkadang lelarian karena laper, nyari makanan di tong sampah, kadang juga lelarian karena di lemparin oleh orang2..

"Heyyy....harus kah dilemparin?nolongin kaga..nambahin penyakit iya..."More...

(mereka berkembangbiak tak terkontrol)

(sebagian besar dalam kondisi yang tidak baik)

Mereka itu dengan kondisinya yang kurang sehat sudah pasti membawa penyakit yang mungkin bisa menulari manusia yang bersentuhan langsung dengan mereka, bahkan juga bisa membahayakan nyawa manusia. Penyakit kulit, rabies dan lain2...

....

Tapi ko ya rasanya ga pantes kalo mereka itu di timpukin biar menjauh, banyak ko manusia2 lain yang menyempatkan waktu nya untuk mencarikan solusi terbaik bagi mereka...bisa di steril agar tidak memiliki keturunan lagi, bisa di vaksin agar tidak terjangkit penyakit, bisa di carikan tempat penempatannya, orang tua asuh, atau pun apa lah namanya..

....

Memang semua itu tidak pernah maksimal, karena akan selalu terhadang dengan masalah pendanaan...tapi kita bisa melakukan sesuatu ko untuk itu, karena dengan beramai2 tentunya kita akan bisa mengurangi kondisi yang tidak mengenak kan seperti ini.


"Gampang ko.." kalo orang marketing yang ngomong...


Tapi saya akan ngomong, "ayo sediakan sedikittt waktu untuk mereka"...


Bisa dengan memulai tabungan seribu perak, atau kalo emang kaga sempe, ya langsung aja direct berikan sumbangan ke mereka2 yang memang berkompetensi di sana...


Liat sisa duit di kantong, eh celengin deh...trus akhir bulan bobok deh celengan nya...trus itung, nah tinggal jalan ke bank, trus transfer deh ke mereka...selesai....


Tahun 2007 saya mendirikan shelter Swacomm Boarding Care dengan bantuan beberapa teman di daerah Ciganjur, sampai akhirnya sebelum bulan puasa kemaren terpaksa shelter itu saya tutup. Tentunya cuma karena satu itu, Dana...it sucks...tapi ya sudah lah, bagaimana pun proses kemaren itu sudah menjadi bagian penting dalam hidup saya, yang mempunyai makna tersendiri dan merubah pola pikir saya secara drastis..


Tapi guys...kita masih bisa ko melakukan sesuatu terhadap mereka tanpa harus bersentuhan langsung, karena pada saat kita melakukan sesuatu untuk mereka, kita juga melakukan sesuatu untuk kita ko.


Tentunya semua juga pingin kan melihat tidak adanya guguk yang terlantar lagi, dan tentunya tidak akan ada resiko rabies buat kita? resiko terkena penyakit lainnya?....But more than that, mereka adalah makhluk hidup ciptaan-Nya juga kan, kita punya "kewajiban" untuk melakukan sesuatu...


Ini ada beberapa situs yang saya yakini, dan mungkin bisa di jadikan referensi untuk melakukan sesuatu, adopsi kek, bantuan dana kek...atau apalah...karena saya yakin mereka pasti butuh, dan mereka insya allah akan menyalurkannya secara tepat...

Dogslovers

Icare

911 for dogs

Guguk's World


Bisa juga ke PPS (Pusat Pengayom Satwa) Ragunan...mereka juga sudah keteteran menghandle sekian ratus guguk terlantar dari berbagai penjuru jakarta....


"Yuk berbuat sesuatu untuk mereka, ga perlu gede ko, personal aja...sisihin deh serebu dua rebu dari kantong masing2 ya...buat kita mungkin ga gitu penting, tapi buat mereka...wuihh.....amat sangat berharga"


Makasih buat yang udah merelakan waktu nya untuk membaca....tolong sampein ketemen2 nya ya tentang ini, dan yang lebih penting tindakannya...;)

Senin, 03 November 2008

Dog For Adoption


Saya walau sudah tidak punya shelter lagi..hiks...tapi masih ingin bisa melakukan sesuatu untuk anjing-anjing terlantar....

saat ini masih ada dua ekor guguk yang butuh orang tua asuh, namanya sasa and wawa..umurnya sekitar satu setengah tahun, sasa betina dan wawa jantan, dua dua nya sudah di steril dan di vaksin....



cara adopsi nya gampang ko,hubungi saya di 021 983-76-135/0818799976
atau
dateng aja langsung ke rumah, Jl. Swadaya II no 47a, tanjung barat, jagakarsa, jaksel...kita liat kecocokan antara mereka (sasa or wawa) dengan calon adopter nya. Calon adopternya hanya akan di kenakan biaya sebesar Rp.200.000,- untuk penggantian biaya vaksin, thats all.....



Ada juga yang bisa dilihat DISINI, mungkin ada yang cocok, silakan lho ya...jangan ragu2....

Rabu, 22 Oktober 2008

SILAKAN BERBAGI DISINI....

barusan di blog saya yang satu nya ada yang mencoba untuk konsultasi tentang kondisi puppy nya, dan saya mencoba menjawab semampu saya berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki.
Tiba2 terpikirkan bahwa apakah mungkin di butuhkan sebuah postingan untuk berbagi? saling bertukar pikiran dan pengalaman? ayo kita coba,..disini bukan hanya anda bertanya saya menjawab, tapi rasanya ko lebih baik kalo dari temen2 sendiri bisa menjawab juga, saling berbagi pengalaman tentang pengetahuan guguk...

silakan...

Selasa, 21 Oktober 2008

Anjing Sebagai Binatang Peliharaan

Anjing memang salah satu dari sekian banyak ciptaan-Nya yang amat sangat mengagumkan, dengan kesetiaannya yang amat terkenal, dengan kepintarannya untuk menerima sesuatu, dengan daya ingat nya, dan banyak lagi yang laen...fiuhh....sungguh mengagumkan (sekali lagi disebut).

Sebagai timbal balik sama dengan makhluk hidup lainnya, anjing juga membutuhkan kasih sayang dari pemilik yang di anggap nya adalah tuan. Komunikasi, sentuhan dan perhatian haruslah mereka dapatkan, dan terkadang (terkadang lho ya) hal tersebut dilupakan oleh pemiliknya, anjing hanya di"manfaat"kan sesuai dengan fungsinya, hanya sebagai penjaga rumah, sebagai "gaya"2an...dan yang laen, akan tetapi begitu mereka sakit dan dalam kondisi yang tidak enak dilihat, pilihan yang biasanya di ambil oleh pemilik seperti itu adalah membuang mereka...damn....mereka itu living things, dont just throw them away like some stuff...please don't do dat...

Pada saat kita memutuskan untuk memelihara mereka, mengadopsi mereka, membeli mereka, kita harusnya sadar bahwa saat itu juga kita memikul tanggung jawab untuk memiliki mereka minimal 10 tahun, sampe mereka berhenti untuk mengabdi ke tuannya..dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka.

batasan yang diberikan agama islam memang selalu menjadi main issue dalam memberikan kasih sayang kepada mereka, karena najis yang keluar dari air liur mereka, akan tetapi (menurut saya) agama islam memberikan cara ko untuk menghilangkan najis tersebut, sehingga artinya agama islam tidak menutup jalan untuk kita (orang moslem) memberikan kasih sayang kepada mereka. Dengan sedikit usaha kita akan tetap bisa mengayomi dan menyayangi mereka sebagaimana mestinya..

so coba pikirkan kembali mateng-mateng apabila anda ingin memelihara mereka, tanyakan ke diri sendiri, seorang tuan seperti apakah anda? mampukah anda untuk menyayangi mereka seperti bagian dari keluarga anda?

jangan sia-siakan ciptaan-Nya, karena mereka diciptakan pasti dengan satu tujuan yang suatu saat akan berguna untuk kita, sebagai timbal balik dari rasa sayang yang kita berikan kepada mereka.

rgds

Minggu, 19 Oktober 2008

scabies

enyakit ini secara umum dapat terkena pada anjing dan kucing dewasa dan anakan kurang dari usia 6 minggu. Hampir 50% manusia juga dapat terinfeksi oleh kutu ini, penularannya melalui kontak langsung. Pada anjing dan kucing yng sensitif baru terlihat tanda dengan sering menggaruk/gatal-gatal, sumber penularan bisa terjadi lewat kandang, tempat tidur, dan sisir.

Tanda klinis :

  • Gatal-gatal dan menggaruk secara intens/sering pada area kepala/telinga dan siku.
  • Kulit berwarna kemerahan, dan bulu rontok (pitak).
  • Kulit terdapat kerak didaerah ujung telinga, siku bagian luar, dada ventral, dan abdomen.

Kasus-kasus Scabies yang terlambat dan tidak diobati akan menjadi general dengan gejala sebagai berikut :

  • Kebotakan hampir seluruh badan.
  • Kulit berkerak dan hyperketratosis
  • Lichenifikasi
  • Kerusakan kulit lecet
  • Kurus, nafsu makan berkurang karena korban menderita gatal pada tubuhnya.

Penegakan diagnosa :

Kerokan kulit pada daerah ujung telinga dan siku yang berkerak harus dilakukan beberapa kali, karena hanya 30% yang bisa dideteksi jika kasusnya masih dini/tahap awal. Kasus penyakit Scabies bisa terkacaukan dengan gejala penyakit kulit Atopy, Ringworm, food allergy, flea allergy, atau allergy contact dermatitis.

Pengobatan :

1. Corticosteroid jangka pendek (5-7 hari) dengan dosis 1 mg/kg/hari untuk anjing yang sangat gatal.

2. Antibiotik sistemik jika ada infeksi bakteri sekunder.

3. Shampoyang mengandung bahan benzoyl peroxide, dapat menghilangkan kulit mati/debris.

4. Cuku bulu jika anjing atau kucing berbulu panjang agar pengobatan lebih mudah.

5. Komponen acarcidal seperti Ivermectin 300μg/kg SC 1 minggu sekali sedikitnya 4-6 kali.

6. Ivermectine tidak boleh diberikan untuk anjing Collie, Shetland Sheepdog, Old English Sheepdog dan mixed breed dengan ras tersebut. Juga tidak boleh untuk anjing dan kucing dibawah umur 12 minggu.

7. Sabun sulfur lime 2-3% 1 minggu sekali untuk 6 kali mandi jika tidak dapat menggunakan Ivermectine atau Organophospate dipping, obati 1 minggu sekali untuk 4 kali mandi.

8. Amitraz 0.025% mandikan 2 minggu sekali sebanyak 2-4 kali mandi.


(from anjingkita.com)

Hindari PEmberian Susu Berlaktosa

Oleh Bobby Sant

Susu identik dengan anak anjing. Banyak pemula yang hanya memberikan susu sebagai makanan pada anakan anjing yang baru dimilikinya. Susu memang makanan padat nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh anakan anjing yang belum bisa memakan makanan padat yang dimakan oleh anjing dewasa. Tapi tahukah anda bahwa tidak semua susu dapat dicerna oleh anjing?

Susu yang tidak dapat dicerna oleh anjing adalah susu yang berlaktosa seperti susu sapi segar ataupun produk sampingannya. Laktosa adalah gula susu yang merupakan salah satu komponen khas dalam susu bersama dengan trigliserida (lemak susu) dan kasein (protein susu). Kandungan laktosa sekitar 4,6% dalam susu. Untuk mencerna laktosa maka pencernaan harus menggunakan enzim laktase yaitu salah satu enzim pencernaan yang diproduksi oleh sel-sel di usus kecil yang bertugas memecah gula susu menjadi bentuk yang lebih mudah untuk diserap ke dalam tubuh. Sayangnya, pencernaan yang dimiliki oleh anjing tidak dapat memproduksi enzim ini sehingga laktosa tidak terurai, butiran laktosa akan tertinggal di muka lubang usus halus dan menyerap banyak air dari sekitarnya sehingga menimbulkan diare. Ada kalanya sebelum keluar, ia tertahan di kolon dan diurai oleh bakteri penghasil gas (CH4, CO2, H2). Akibatnya, perut menjadi kembung, nyeri lambung, hingga diare.

Ada beberapa pencernaan anjing yang akhirnya menjadi kebal terhadap laktosa. Anjing tidak mengalami diare ataupun perut kembung. Hal ini bukan berarti baik karena pencernaan anjing mengalami gangguan yang tidak terlihat sehingga fungsi kerjanya menurun. Anjing tidak dapat mencerna dan menyerap nutisi dengan maksimal sehingga harus diberikan makanan dengan jumlah yang lebih banyak daripada yang seharusnya. Akibatnya anjing akan kehilangan berat badan dan malnutrisi.

Jadi, apakah pemberian susu harus dihindari?

Setiap jenis susu pasti mengandung laktosa, tetapi ada susu yang mengandung laktosa sehingga dapat dikonsumsi oleh anjing. Susu berlaktosa yang dapat dikonsumsi oleh anjing adalah susu yang mengandung protein alpha S1-casein yang rendah yaitu susu yang berasal dari hewan kambing. Diluar negeri, susu kambing memang sedang ditingkatkan dan dipromosikan karena tidak menimbulkan efek samping yang merugikan seperti susu sapi. Di Indonesia memang akan lebih sulit untuk mencari susu kambing tapi tidak perlu khawatir karena produsen makann hewan sudah menyiapkan susu bebas laktosa untuk anjing sehingga anda dapat memberikan susu kepada anjing kesayangan anda tanpa menyebabkan anjing anda mengalami diare. Sayangnya produk ini harganya sangat mahal karena diimpor dalam jumlah yang kecil. Alternatif lain adalah dengan memberikan susu formula untuk bayi manusia yang bebas laktosa dengan harga yang lebih terjangkau dan lebih beragam pilihannya. Susu formula bebas laktosa biasanya diberi kode FL (free lactose) pada kemasannya.

Memang, nutrisi yang dikandung susu formula bayi tidak sama nutrisi yang dibutuhkan oleh anakan anjing tapi setidaknya lebih baik daripada susu sapi yang mengandung protein alpha S1-casein sangat tinggi sehingga dapat menyebabkan diare.

Selain pada susu, kandungan laktosa juga banyak digunakan pada produk makanan ringan untuk manusia seperti biskuit, sereal siap saji, keju, margarin, dan sebagainya sehingga perlu diperhatikan jika anda ingin memberikan makanan ringan untuk anjing anda. Lebih aman jika makanan ringan tersebut dibuat khusus untuk anjing yang diproduksi oleh produsen makanan hewan terkemuka karena walaupun mengandung susu, kandungan laktosanya sudah dihilangkan terlebih dahulu agar aman dikonsumsi oleh anjing anda.

(from anjingkita.com)

Bawang Putih Untuk MEngobati Hotspot Pada Anjing

Bawang putih/garlic ternyata tidak hanya berfungsi untuk campuran memasak, tetapi juga berfungsi sebagai obat tradisional untuk hot spot pada anjing. Kandungan kimia bawang putih akan membersihkan hot spot dari dalam darah, disamping itu bawang putih juga merupakan antibiotik alami.

Cara pemberiannya :

1. Ambil satu siung bawang putih.

2. Bagi bawang menjadi potongan kecil-kecil (karena satu satu siung bawang adalah kumpulan beberapa potong yang bisa dipisah-pisahkan).untuk anjing besar diberikan 2 potong (jangan terlalu besar) sedangkan untuk anjing kecil cukup 1 potong. Bisa ditambah bila dirasa kurang takarannya(tergantung parahnya hot spot)

3.Iris tipis- tipis, pemberian bisa dimasukkan ke makanannya. Bila anjing tidak suka bisa disuapi/dicekoki. BERIKAN SETELAH MAKAN,karena bila sebelum makan akan menyebabkan perutnya terasa panas.

Untuk mempercepat penyembuhan,bisa ditambah dengan pengobatan di luar tubuh (dikulit). Pengobatan di kulit/pengobatan luar dengan cara dimandikan dengan medicated shampoo yang banyak dijual di tiko kebutuhan hewan peliharaan (baca petunjuk pemakaian).


(from anjingkita.com)